Menanam Ilmu, Memanen Masa Depan: Sinergi RYCAM–UKI Toraja Bangun Pertanian Tangguh Iklim

Smart Incubator Farmer: Langkah Nyata Petani Muda Menuju Produksi Ayam Kampung Berkelanjutan
February 15, 2026
Kelinci GILA: Gagasan – Ide – Langsung Aksi
February 22, 2026

Menanam Ilmu, Memanen Masa Depan: Sinergi RYCAM–UKI Toraja Bangun Pertanian Tangguh Iklim

Penulis: Bayu Putra Yamin Lande

Tana TorajaYayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) melalui program RYCAM kembali memperkuat sinergi kolaborasi dengan dunia akademik melalui kegiatan panen bersama di kebun percontohan atau demplot Sekolah Lapang Iklim Agribisnis (SLIA). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026 dengan melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.

Dalam kegiatan tersebut, MPM turut mengundang Ketua Program Studi Agroteknologi UKI Toraja, dosen Agroteknologi, serta mahasiswa Agroteknologi UKI Toraja untuk berpartisipasi secara langsung bersama para peserta SLIA. Sebanyak sembilan peserta Sekolah Lapang Iklim Agribisnis MPM hadir dan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan diawali dengan panen bersama di lahan demplot Sekolah Lapang Agribisnis RYCAM. Pada kesempatan ini, peserta memanen empat komoditas unggulan yang telah dibudidayakan selama proses pembelajaran, yaitu cabai katokkon, tomat, cabai rawit, dan terung. Hasil panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan penerapan materi pembelajaran yang telah diperoleh selama kegiatan SLIA berlangsung.

Kegiatan Panen Bersama SLIA RYCAM-MPM dan UKI Toraja

Selain sebagai sarana evaluasi hasil praktik lapangan, kegiatan panen bersama ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara peserta SLIA-MPM dan UKI Toraja. Melalui keterlibatan langsung dosen dan mahasiswa, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agribisnis berbasis iklim.

Setelah kegiatan panen, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat antara peserta SLIA dan UKI Toraja. Diskusi ini membahas hasil pembelajaran selama pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim Agribisnis, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta peluang pengembangan program di masa mendatang.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak juga membahas kemungkinan kolaborasi yang lebih intens ke depannya sebagai bentuk sinergi kerja sama antara MPM dan UKI Toraja. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencakup pendampingan teknis, penelitian terapan, serta penguatan kapasitas petani muda dan peserta SLIA dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui kegiatan ini, MPM bersama UKI Toraja menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Sinergi antara lembaga masyarakat dan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan inovasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor agribisnis di wilayah Tana Toraja.

Ke depan, MPM akan terus mendorong terjalinnya kolaborasi strategis dengan berbagai pihak guna memperkuat peran Sekolah Lapang Iklim Agribisnis sebagai ruang belajar, berinovasi, dan berkolaborasi bagi generasi muda dan pelaku pertanian lokal.