Penulis: Bayu Putra Yamin Lande
Tana Toraja, 26 Maret 2026 – Christian Commission for Development in Bangladesh (CCDB) melakukan kunjungan ke Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. CCDB merupakan organisasi yang berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Bangladesh, khususnya kelompok rentan. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring kolaborasi lintas negara, sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman antara dua institusi yang memiliki visi serupa dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Selama tiga hari kunjungan, delegasi CCDB yang terdiri dari 11 perwakilan mengikuti berbagai agenda pembelajaran lapangan. Salah satu agenda dalam kunjungan mereka adalah petani muda RYCAM yang tergabung dalam program Young Cool Farmer Challenge (YCFC) Season 1, khususnya tim Malada Grup.
Kunjungan ini menjadi ruang dialog yang dinamis saat tim Malada Grup memaparkan perjalanan mereka, mulai dari proses terbentuknya kelompok hingga pengembangan usaha pembibitan cabai ramah lingkungan yang kini mereka jalankan. Melalui program YCFC, mereka juga memperkuat praktik pembibitan dengan mengedepankan konsep ramah iklim.
Diskusi semakin mendalam ketika delegasi CCDB menunjukkan ketertarikan pada pendekatan yang digunakan oleh Malada Grup. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penggunaan bahan-bahan alami seperti daun pisang sebagai media tanam, pemanfaatan kompos, serta berbagai material organik lainnya sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan praktik konvensional.
Tidak hanya pada aspek produksi, tim CCDB juga menggali strategi pemasaran yang diterapkan oleh Malada Grup, di mana produk pembibitan mereka dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari partisipasi dalam kegiatan car free day hingga penjualan langsung di greenhouse yang mereka kelola. Pendekatan ini dinilai efektif dalam memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk pertanian berkelanjutan. Selain itu, tim Malada Grup mendapat apresiasi dari tim CCDB, khususnya atas langkah mereka yang berencana bergabung dalam aliansi penjaminan mutu organik sebagai upaya memperoleh legalitas dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk-produk yang mereka hasilkan.

Dari kunjungan ini, tim CCDB melihat bahwa inisiatif yang dilakukan oleh Malada Grup merupakan representasi nyata semangat anak muda dalam menjawab tantangan perubahan iklim melalui sektor pertanian. Inovasi dan konsistensi yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga mempertegas pentingnya dukungan berkelanjutan bagi inisiatif pemuda. Baik CCDB maupun MPM dalam proyek RYCAM sepakat bahwa kolaborasi, pembelajaran bersama, serta penguatan kapasitas generasi muda menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui momentum ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara kedua institusi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan aksi iklim, baik di tingkat lokal maupun global.



