Menggali Potensi Inovasi Pertanian Bersama Konsultan Agribisnis di Toraja

Dari Sampah Jadi Solusi: Cerita Budidaya Maggot dan Ekonomi Sirkular di Pangandaran
February 11, 2026
Smart Incubator Farmer: Langkah Nyata Petani Muda Menuju Produksi Ayam Kampung Berkelanjutan
February 15, 2026

Menggali Potensi Inovasi Pertanian Bersama Konsultan Agribisnis di Toraja

Penulis: Bayu Putra Yamin Lande

Tana Toraja – Peserta Young Cool Farmer Challenge (YCFC) wilayah Timur, yakni Tim Day6 dan Malada Grup menerima kunjungan dari Daniella Chyntia Sampepajung atau yang akrab disapa Ella, seorang Konsultan Agribisnis dalam rangka pendampingan pengembangan produk inovatif di sektor pertanian. Kunjungan pada salah satu proyek RYCAM (Rural Youth Climate Action Movement) ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk melihat lebih jauh potensi ekonomi dari produk yang mereka kembangkan, sekaligus memperkuat strategi bisnis yang berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Ella secara langsung meninjau proses produksi yang dilakukan oleh setiap tim. Tidak hanya itu, ia juga mengajak peserta berdiskusi secara terbuka untuk menggali tantangan, peluang, serta pengalaman mereka dalam mengelola usaha pertanian. Melalui diskusi ini, peserta didorong untuk lebih memahami posisi produk mereka di tengah kebutuhan pasar pertanian yang terus berkembang.

Kunjungan Konsultan Agribisnis YCFC ke tim Malada Grup dan Day6

Sebagai bagian dari pendampingan, Ella memperkenalkan pendekatan Design Thinking sebagai metode dalam mengembangkan bisnis. Peserta diajak untuk memulai dengan memahami kebutuhan dan permasalahan konsumen secara mendalam, kemudian merumuskan inti persoalan yang dihadapi. Dari proses tersebut, mereka diarahkan untuk menghasilkan berbagai ide solusi secara kreatif, mengembangkan contoh produk dalam bentuk sederhana, serta melakukan uji coba langsung kepada pengguna agar dapat terus melakukan perbaikan.

Selain pendekatan Design Thinking, peserta juga diperkenalkan dengan analisis trend sector sebagai strategi untuk membaca arah pasar. Dalam konteks pertanian saat ini, permintaan terhadap produk-produk organik yang sehat dan ramah lingkungan terus mengalami peningkatan. Melalui pendekatan ini, peserta diajak untuk menyesuaikan inovasi produk mereka dengan kebutuhan konsumen, sehingga mampu menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing.

Proses brainstorming yang berlangsung selama pendampingan menjadi ruang kolaboratif bagi Tim Day6 dan Malada Grup untuk saling berbagi ide, pengalaman, serta pandangan dalam mengembangkan usaha. Pendekatan yang sistematis dan berbasis kebutuhan pasar ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menganalisis potensi ekonomi produk mereka secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, RYCAM berharap peserta Young Cool Farmer Challenge wilayah Timur, khususnya di Toraja, dapat tumbuh menjadi generasi petani muda yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Dengan memadukan kreativitas, pemahaman pasar, serta semangat kolaborasi, para peserta diharapkan mampu membawa sektor pertanian lokal menuju masa depan yang lebih maju dan berkelanjutan.